Belajar Analisa Struktur Sap 2000

Belajar Analisa Struktur SAP 2000, banyak sekarang mahasiswa teknik sipil belum mengetahui tentang belajar analisa struktur Sap 2000. Dengan memahami cara - cara penggunaan SAP 2000 saya sendiri belum banyak belajar tentang SAP 2000 , Namun menurut berbagai refrensi yang saya pelajari sangat mudah untuk di mengerti hanya lah konsentrasi penuh dan semangat terus memahaminya.

Pada Analisa Struktur SAP2000, maka penyelesaian dilakukan dengan membagi model menjadi element-element kecil. Adapun elemen (delta-elemen) adalah identik dengan ‘unit pendekatan’ yang bisa disebuat sebagai representasi, yaitu suatu formulasi matematis dari suatu model struktur yang dianggap sebagai representasi yang paling mendekati sifat struktur real.

Untuk itu, maka sifat struktur real tentu dapat berbeda-beda, umumnya dapat difokuskan pada sifat-sifat dominan yang ada, mulai dari kondisi tumpuan (tanah / pondasi), cara penyaluran beban (lentur atau aksial atau keduanya) maupun sifat fisik struktur itu sendiri, batang langsing atau bidang atau solid 3D SAP2000. Karena itu, prinsip dasar elemen ini perlu dipelajari.


Pemahaman akan metode elemen hingga sangat diperlukan. Misalnya saja pada kasus tiang yang memerlukan pemodelan tiang non-prismatis dengan beban sentris. Mula-mula tanah pondasi dapat dianggap sebagai tumpuan rigid karena hanya menahan gaya aksial. Anggapan tersebut belum tentu benar jika beban yang bekerja adalah eksentris hingga timbul momen guling.

Karena itu tumpuan perlu didesain untuk menerima momen. Karena itu, kondisi tiang non-prismatis selanjutnya didekati sebagai tiang-tiang prismatis yang ukurannya bervariasi dari bawah ke atas. Perlu diingat, bahwa semakin banyak tiang-tiang prismatis yang digunakan, maka perilakunya akan semakin mendekati kondisi tiang real (tiang non-prismatis). Proses selanjutnya tiang-tiang prismatis akibat beban sentris hanya akan mengalami deformasi aksial saja sehingga bila tiang prismatis tersebut dimodelkan sebagai element satu dimensi masih memungkinkan.

Adapun untuk parameter geometri yang dominan adalah luasan (A) dan panjang (L) penampang tiang prismatis. Maka element satu dimensi pada Program SAP2000 adalah element FRAME. Sesungguhnya, dalam kenyataannya, tidak semua struktur selalu dapat dimodelkan sebagai element satu dimensi. Maka pada kasus-kasus tertentu diperlukan model element dua dimensi atau bahkan tiga dimensi.

Salah satu pedoman untuk dapat belajar dengan baik adalah dipenuhi dengan semangat perlu adanya komitmen dalam memahami segala hal apa pun, sebesar apapun kesulitan yang kita hadapi itu bukan lah menjadi suatu penghalang kelangsungan hidup kita , terima kasih telah mengunjungi Ilmu teknik sipil indonesia semoga bermanfaat. good luck

Posted by: Mas Civeng
Mas Civeng Updated at: Friday, April 04, 2014