Sistem Belajar Ilmu fisika Teknik

Ilmu fisika merupakan suatu ilmu yang digunakan di pelajaran yang bertujaun untuk mempelajari kejadian - kejadian alam yang terjadi pada benda - benda alam yang ada di muka bumi. belajar fisika memang sukar bagi yang belum mengerti sama sekali letak dan tujuan kemana arah pembelajaran tersebut. Kalau sudah mengetahui kegunaan mempelajari fisika sebagian yang mengerti akan suka dan mudah memahami kajian - kajian yang terdapat dalam ilmu fisika.

Berikut ini akan menjelaskan apa sebenarnya ilmu fisika itu? ? dan bagaimana hubungan - hubungannya terhadap pernerapan ilmu alam.Pengertian ilmu fisika dan cabang – cabang fisika, hubungan fisika dengan ilmu lain dan beberapa penerapannya, pengukuran, besaran/dimensi dan satuan yang digunakan. Fisika berasal dari kata Yunani yang berarti ”alam”.Karena itu fisika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari benda – benda di alam, gejala – gejala kejadian alam serta interaksi dari benda – benda di alam tersebut. 

Gejala ini pada mulanya adalah apa yang dialami oleh indera kita. Misalnya penglihatan menemukan optika atau cahaya, pendengaran menemukan pelajaran tentang bunyi, panas juga dapat dirasakan (perasaan).Ilmu fisika juga disebut ilmu pengukuran (science of measurement).Dalam hubungan ini Lord Kelvin (1824 – 1907), Fisika dapat didefinisikan sebagai proses benda – benda alam yang tak dapat berubah, artinya benda mati (biologi mempelajari benda – benda hidup). Maka dapat disimpulkan  bahwa ”Fisika” adalah ilmu pengetahuan yang tujuannya mempelajari bagian – bagian dari alam dan interaksi antara bagian tersebut. 

Sebagaimana diketahui, benda – benda dialam terbagi atas 2 (dua) bagian :Alam Makro yaitu benda – benda yang ukurannya besar dan dapat dilihat dengan alat – alat yang ada saat ini; alam yang besar ini termasuk benda – benda yang sangat besar dengan jarak antara 2 (dua) benda juga besar sekali, misalnya bulan, matahari, bumi, dan lain – lain.Alam Mikro adalah benda – benda kecil sekali dengan jarak antara benda tersebut sangat kecil, benda- benda mikro ini tak dapat dilihat dengan alat – alat biasa.Menurut sejarah, fisika adalah bidang ilmu yang tertua, karena dimulai dari pengamatan – pengamatan dari gerakan benda – benda langit, bagaimana lintasannya, periodenya, usianya, dan lain – lain.Ilmu yang mempelajari gerak benda ini disebut mekanika. 

Bidang ilmu ini dimulai kira – kira berabad – abad yang lalu.Mekanika berkembang pada zamannya Galileo dan Newton. Galileo merumuskan hukum – hukum benda – benda jatuh, Newton mempelajari gerak benda pada umumnya, termasuk planet – planet pada sistem tata surya.Hukum Newton adalah dasar dari mekanika.Dalam mendefinisikan suatu besaran dalam Fisika haruslah terkandung kaidah menghitung besaran yang bersangkutan berdasarkan besaran - besaran lain yang dapat diukur.Misalnya, mometum didefinisikan sebagai hasil kali ”massa” dan ”kecepatan”: jadi, sudah disebutkan kaidah untuk menghitungnya. 


Tinggal lagi bagaimana cara atau dasar mengukur besaran massa dan kecepatan tersebut.Kecepatan didefinisikan berdasarkan faktor panjang (jarak) dan selang waktu; tetapi mendefinisikan besaran panjang dan waktu ini secara lebih mendasar dan lebih sederhana lagi tidaklah mungkin. Oleh sebab itu panjang dan waktu dinamakan besaran mekanika yang tak terdefinisikan.Ternyata semua besaran mekanika dapat diungkapkan berdasarkan hanya tiga besaran yang tak terdefinisikan. Yang satu lagi, disamping ”panjang” dan ”waktu”, ialah ”massa” atau ”gaya”. 

Maka kita pilih saja massa sebagai ”yang tak terdefinisikan” yang ketiga itu.Dalam geometri, hal yang tak terdefinisikan ialah ”titik”.Seorang ahli guru geometri meminta kepada yang berguru padanya untuk dalam pikirannya menggambarkan sebuah titik, yang tentu harus sama dengan yang dimaksud oleh sang guru.Dalam situasi seperti ini biasanya tidak terjadi salah pengertian. Lain halnya dalam bidang fisika; situasinya tidak semudah itu. Untuk menentukan bagaimana cara dan kaidah menetapkan ukuran besaran yang tak terdefinisikan, para ahli fisika dari seluruh bagian dunia membentuk suatubadan internasional.

Posted by: Mas Civeng
Mas Civeng Updated at: Tuesday, April 08, 2014

0 komentar:

Post a Comment