Menentukan Beda Tinggi Dalam Waterpass

Syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum melakukan pengukuran adalah sebagai beerikut:
- Garis bidik teropong harus sejajar dengan garis nivo
- Garis arah nivo harus tegak lurus pada sumbu pertama
- Garis mendatar diafragma hasrus tegak lurus pada sumbu pertama

Sistem pembacaan baak ukur melakukan posisi pembacaan pada saat:
- Benang nivo mendatar di tengah-tengah
- Benang vertikal berhempit dengan garis tengah rampu
- Benang datar diafragma tegak lurus sumbu pertama
- Rambu dalam sumbu vertikal ( tegak lurus )
- Nivo harus dalam posisi koinsudensi


Pada bagian waterpass terdapat beberapa fungsi yang kegunaannya berbeda yaitu:
  1. Lensa Objektif merupakan untuk melihat / membentuk banyangan dari objek yang baik
  2. Nivo merupakan untuk mengetahui bahwa kedua garis yakni garis bidik dan sumbu mekanis suatu dalam keadaan horizontal
  3. Skrup pengatur nivo merupakan untuk mengatur bidang nivo agar datar tegak lurus pada sumbu pertama
  4. Lensa Okuler merupakan untuk melihat bayangan silang pada bak ukur yang menjadi benda ( bacaan benang baak ) yang terlihat atau jatuh pada fokus mata.
  5. Skrup pengatur lensa objektif merupakan untuk mengatur pembentukan bayangan agar sasaran atau baak ukur terlihat jelas.
  6. Skrup pengatur halus merupakan untuk memutar waterpass secara halus ke arah sasaran sehingga garis silang diafragma berada tepat di baak ukur.
  7. Skrup pengatur bidikan merupakan merupakan untuk memperjelas pembentukan bayangan benang silang diafragma pada waterpass
Inilah sedikit keterangan tentang bagaimana menetukan beda tinggi dalam waterpas, ilmu teknik sipil indonesia mengucapkan terimah kasih telah membaca artikel kami semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca.


Posted by: Mas Civeng
Mas Civeng Updated at: Friday, April 03, 2015

0 komentar:

Post a Comment