Tujuan Percobaan Hand Bor

Tujuan percobaan hand bor, akan dijumpai mahasiswa teknik sipil dalam praktikum mekanika tanah. yang bertujuan untuk mengamati jenis - jenis tanah dari berbagai kedalaman, biasanya pengujian seperti ini dilakukan berada di samping sondir, agar mendapatkan kolerasi antara kekuatan tanah dan jenis tanah. Untuk kedalaman maksimum yang dapat dilakukan pada percobaan ini adalah 10 meter dan khusus tanah lunak.

Penyelidikan tanah merupakan suatu pekerjaan pendahuluan pada pelaksana sebuah pekerjaan teknik sipil. Data-data yang didapat di gunakan pada data suatu bangunan yang aman, ekonomis dan untuk menghindari kesulitan-kesulitan pada saat pelaksanaan konstruksi.

Tujuan utama dari penyelidikan tanah antara lain:
  1. Untuk menentukan urutan ketebalan dan lapisan tanah kearah lateral dan jika di butuhkan elevasi bataan besar.
  2. Untuk memperoleh contoh data terganggu dan tidak terganggu yang cukup mewakili keperluan indifikasi, parameter - parameter tanah yang relevan
  3. Untuk mengindifikasi kondisi air tanah.
Bor tangan mempergunakan berbagai macam auger pada ujung - ujung bagian bawah, dari serangkaian stang bor ini mempunyai tangki yang di pakai untuk memutar alat tersebut. Makanya dalam hal ini sering dipakai tripot ( kaki tiga ) dengan katrol dan tali yang dipakai untuk mencabut kembali stang - stang dan auger dari lubang bor tersebut.


Dengan mempergunakan tripot pemboran tangan mungkin dapat mencapai kedalaman 15 cm, pada umumnya ada dua tipe yang dipergunakan yaitu, iwan auger diameter 100 mm dan anger kecil helicks diameter 50 mm.

Adapun alat yang dipergunakan untuk percobaan hand boor adalah :
  1. Iwan Auger
  2. Spiral Auger
  3. Stang Bor
  4. Pemutar Stang Bor
  5. Tabung Sample
  6. Stick Apparat
  7. Kunci Pipa
  8. Palu Besar 
  9. Lilin Dan Pemanas Lilin
Dalam bor tangan hanya heliks yang dapat digunakan untuk bahan - bahan yang cukup lunak, terutama lempung lunak dan lempung teguh. Dan sangat tidak mungkin mencapai kedalaman 8 sampai 9 meter. Bor tangan dapat dilakukan dalam bahan - bahan yang cukup lunak  ( soft clay ) dan sampai teguh ( fim clay ). Dan untuk menentukan klasifikasi tanah dapat digunakan dengan metode ASTM, ASSHTO, USVA, UNITED, ini tergantung dari pemakainya.

Posted by: Mas Civeng
Mas Civeng Updated at: Saturday, April 11, 2015

0 komentar:

Post a Comment