CBR Laboratorium Praktikum Mekanika Tanah

Cbr Laboratorium praktikum mekanika tanah jurusan teknik sipil , mahasiswa harus memahami tujuan percobaan ini dan apa saja peralatan yang akan di gunakan dalam melaksanakan cbr laboratorium  mekanika tanah ini.

Tujuan
Tujuan Percobaan pemeriksaan ini dilakukan untuk menentukan nilai CBR (California Bearing Ratio) tanah dan campuran agregat yang dipadatkan di laboratorium pada kadar air tertentu yang akan digunakan untuk perencanaan pembangunan jalan baru dan lapangan terbang. 

Peralatan
1.Mesin penetrasi CBR 
2.CBR mold 
3.Piringan pemisah 
4.Palu penumbuk 
5.Alat pengukur pengembangan ( swelling ) 
6.Keping beban lubang bulat 
7.Keping beban lubang alur 
8.Piston penetrasi 
9.Pengukur beban dan penetrasi 
10.Talam 
11.Alat pengeluar contoh (extruder mold) 
12.Timbangan 

Secara umum, percobaan CBR ini dilaksanakan pada perencanaan perkerasan jalan raya. Untuk perkerasan jalan ini harus dipenuhi persyaratan sebagai berikut : 
1. Perkerasan harus cukup kuat untuk memikul berat kendaraan yang melewatinya. 
2. Perkerasan dan permukaan jalan harus tahan terhadap gaya gesekan dan keausan dari roda-roda kendaraan. 

Cara CBR ini dikembangkan oleh California State Highway Department, sebagai cara untuk menilai kekuatan tanah dasar jalan (sub-grade). Alat serta cara untuk melakukan percobaan CBR dapat dilihat dengan menggunakan dongkrak mekanis, sebuah piston penetrasi ditekan supaya tanah dapat masuk dengan kecepatan 0,05 inchi permenit. 

Luas piston itu tersebut adalah 3 inchi persegi. Untuk menentukan beban yang bekerja pada piston ini dipakai sebuah “ Proving Ring “ yang terpasang antara piston dan dongkrak. Pada nilai-nilai penetrasi tertentu, beban yang bekerja pada piston tersebut tercatat sehingga kemudian dapat dibuat grafik beban terhadap penetrasi. 

Jika bagian permukaan grafik ini cekung keatas, maka pada titik nol harus diadakan koreksi. Cara melakukan koreksi ini dapat dilihat pada gambar yaitu titik nol digeser kekanan sehingga tidak ada lagi bagian yang cekung keatas. 

Harga CBR dihitung pada pada harga penetrasi 0,1 dan 0,2 inchi dengan cara membagi beban pada penetrasi ini masing-masing dengan berat beban sebesar 3000 dan 4500 pound. Beban ini adalah standart yang diperoleh dari percobaan terdapat batu pecahan (standart material) yang dianggap mempunyai CBR 100 %. 

Jadi harga CBR adalah perbandingan antara kekuatan tanah yang bersangkutan dengan kekuatan beban agregat yang dianggap standart. Percobaan CBR juga dapat dilakukan pada contoh tanah asli (Undisturbed Sample), atau pada contoh yang didapatkan (Compected Sample). Contoh tanah yang dipadatkan untuk percobaan CBR biasanya dibuat pada cetakan yang mempunyai diameter 6 inchi. 

Tinggi contoh tanah yang dibuat sama, yaitu dengan memakai alat pemukul dan jumlah lapisannya sama, karena luasan cetakannya yang berbeda maka dalam melakukan pemadatan banyaknya pukulan harus ditambah untuk mendapatkan daya pemadatan yang sama.karena nilai CBR tanah sangat mempengaruhi oleh kadar airnya .

Setalah itu sample diletakkan pada alat percobaan dengan menggunakan dongkrak mekanis sebuah piston penetrasi ( A = 3 inc2 ) ditekan agar masuk kedalam tanah dengan kecepatan 0,50’ / Menit.

Posted by: Mas Civeng
Mas Civeng Updated at: Sunday, May 10, 2015