Mengakibatkan Kegagalan Pada Beton

Rangkak atau aliran material lateral adalah peningkatan regangan terhadap waktu akibat beban yang terus menerus bekerja. Deformasi awal akibat beban adalah regangan elastis, sementara regangan tambahan akibat beban yang sama yang terus bekerja adalah regangan rangkak.

Asumsi ini karena deformasi awal yang tercatat hanya berupa sedikit efek yang tergantung waktu. Rangkak tidak dapat diamati secara langsung, namun dapat ditentukan dengan mengurangkan regangan elastis dengan regangan susut dari deformasi total.
Edward G. Nawy,2001
Banyak pengujian yang mengindikasikan bahwa deformasi rangkak sebanding dengan tegangan yang bekerja, akan tetapi kesebandingan ini hanya berlaku untuk taraf tegangan rendah. Rangkak sangat berkaitan dengan susut, dan sebagai aturan umum bahwa beton yang menahan susut juga cenderung sedikit mengalami rangkak karena keduanya berkaitan dengan pasta semen yang terhidrasi.

Dengan demikian rangkak dipengaruhi oleh komposisi beton, kondisi lingkungan dan benda uji, namun secara prinsip rangkak bergantung pada pembebanan sebagai fungsi waktu.

Rangkak mengakibatkan meningkatnya defleksi balok dan slab, dan meningkatkan hilangnya gaya prategang. Untuk jangka waktu yang lebih lama lagi rangkak dapat mengakibatkan meningkatnya tegangan pada beton yang mengakibatkan kegagalan pada beton.

Posted by: Mas Civeng
Mas Civeng Updated at: Saturday, August 22, 2015

0 komentar:

Post a Comment