Cara Menggunakan Beton Vibrator

Apa yang dimaskud dengan beton vibrator ( concrete vibrator ) ? Beton vibrator merupakan suatu alat yang digunakan pada pekerjaan konstruksi pada saat pengecoran, yang mempunyai fungsi sebagai alat pemadatan beton yang ditaruh dalam bekisting. Vibrator ini digunakan saat pemadatan akan dilakukan setelah beton dituangkan pada bekisting yang telah dibuat. Pemadatan ini dilakukan untuk menghindari gelembung udara yang terdapat diantara dinding dan spesi beton serta campuran yang ada dalam beton tersebut. Pemadatan dengan vibrator juga mempunyai manfaat untuk menghasilkan beton yang kuat dan tahan lama serta permukaan beton akan lebih halus setelah dilakukan pemadatan.

Melakukan Pemadatan Yang Baik Dengan Menggunakan Vibrator.
  • Vibrator dimasukan kedalam beton yang telah dituangkan dengan waktu yang cepat , setelahnya vibrator diangkat dengan perlahan saat proses pemadatan telah dilakukan.
  • Pelu diketahui pada saat memasukan vibrator kedalam cor beton agar menghindari sentuhan alat tersebut dengan permukaan bekisting , ini mengantisipasi supaya tidak terjadi getaran tambahan yang mengakibatkan pemadatan tidak maksimal dan adanya retakan kecil setelah pemadatan selesai.
  • Proses pengetaran dapat dilakukan pada jarak yang teratur dan lama waktu getaran pada setiap titik 5 sampai 15 detik lakukan secara berkala.
  • Untuk menghindari terjadinya bleeding maka vibrator tidak diperkenankan untuk menambah lama waktu ataupun terlalu lama.
  • Hindari vibrator supaya tidak terjadi kontak dengan besi ini berfungsi supaya pelekat besi yang satu dengan yang lain tidak rusak.
  • Menyesuaikan tebal beton yang akan dituang dengan panjang batang alat getar vibrator. Untuk itu kedalaman batang vibrator harus bisa di jangkau dasar cor beton supaya tidak menyentuk permukaan bekisting.
  • Pemadatan juga tidak diperbolehkan dalam keadaan singkat yang mengakibatkan beton akan menjadi kropos.
  • Jaga kestabilan vibrator supaya tidak terjadi dorongan batang vibrator sewatu memasukkan kedalam cor beton.
  • Pada saat mengeluarkan batang vibrator hindari supaya penarikan batang vibrator tidak horizontal, lakukan dengan miring , agar menghindari terjadinya mortar channel ( campuram beton tersingkir dari penarikan yang dilakukan secara horizontal.
Hal diatas merupakan hal yang baik dilakukan saat melakukan pemadatan dengan menggunakan alat vibrator. Menghilangkan gelembung - gelembung udara ataupun bentuk rongga-rongga yang terbentuk pada coran beton itulah makanya dilakukan pemadatan dengan menggunakan alat vibrator.


Pada saat ini alat vibrator sangat lazim digunakan untuk melakukan pemadatan , selain beton akan menjadi lebih kuat karena padat , hasil pemadatan dengan menggunakan alat ini juga menghasilkan permukaan yang lebih halus.

Pada pengerjaan beton yang berskala kecil bisa melakukan pemadatan tanpa menggunakan alat vibrator, pemadatan bisa dilakuka dengan menggunakan alat bantu seperti kayu. Sedangkan untuk pengerjaan beton yang berskala besar dan kapasitas coran cukup besar maka pemadatan dapat dilakukan dengan mesin vibrator.

Inilah sedikit cara  menggunakan beton vibrator dengan baik, mudah - mudah bisa membantu pekerjaan proyek anda , anda juga bisa membaca faktor yang mempengaruhi bleeding yang terkait dengan judul post artikel ini.

Posted by: Mas Civeng
Mas Civeng Updated at: Thursday, March 10, 2016

0 komentar:

Post a Comment